Experiences & trips

Pengalaman Aplikasi Beasiswa Korea Selatan

Restored from the original ahmadarib.com blog, first published 2013-09-10.

Beasiswa Korea Selatan, siapa yang gag mau coba, ketemu bintang artis Korea, Gangnam Style di jalanan Korsel, terus melihat kastil-kastil kerajaan mereka yang elegan, dengan makanan yang enak, serta kebudayaan yang begitu menawan, dilengkapi kehidupan modern dan teknologi canggih di sekitarnya, sekali lagi, siapa coba yang tidak tertarik untuk meneruskan studi S1 (Undergraduate) ke Korea Selatan. Nah kebetulan Beasiswa S1 Korea Selatan dibuka lagi nih pendaftarannya, hingga tanggal 20 September 2013 ini, ayo buruan semua, raih kesempatan langka ini.

Di Depan Kedubes Korea Selatan 1024x768 Pengalaman Aplikasi Beasiswa Korea Selatan

Di Depan Kedubes Korea Selatan

Begitu pula dengan saya, 2 tahun yang lalu, selepas SMA, saya mencoba keberuntungan saya untuk mendapatkan beasiswa penuh S1 di Korea Selatan, dimulai dari seleksi berkas yang mepet banget di batasan deadline penyerahan berkas. Namun ternyata berkas saya lolos, menyisihkan ribuan pelamar lainnya. Mungkin memang dikarenakan saya membuat berkas aplikasi yang begitu lengkap dan bagus, baik dari segi kualifikasi diri saya, kemudian daftar prestasi saya, hingga ke essay dan study plan saya tulis dengan begitu bagus. Sehingga tidak heran jika saya dipanggil ke Kedubes Korea Selatan di Jakarta untuk melakukan tes wawancara, bersama dengan ketujuh orang lainnya.

Disana, kami berdelapan akan diseleksi lagi untuk didapatkan 2 orang terpilih, kedua orang terpilih inilah yang akan mendapatkan beasiswa penuh S1 ke Korea Selatan dalam durasi waktu 5 tahun, 1 tahun pertama untuk pembelajaran bahasa Korea, dan 4 tahun berikutnya untuk study S1 di jurusan dan kampus yang kita pilih.

Tes wawancara dilakukan bergantian, tiap-tiap orang mendapatkan waktu masing-masing sekitar 10 hingga 15 menit. Saya di giliran kedua yang diwawancara, di dalam ruangan ada 3 orang pewawancara, 2 orang dari Korea dan satu lagi dari Dinas Pendidikan berkebangsaan Indonesia. Saya ditanyai dalam bahasa Inggris mengenai berbagai hal, mulai dari motivasi mengikuti beasiswa, kemampuan berbahasa Inggris dan Korea, prestasi-prestasi terbaik saya, bagaimana jika nanti saya ditempatkan di Korea dan jauh dari keluarga serta teman-teman saya, dan berbagai pertanyaan psikologis lainnya.

Setelah selesai, kami diminta pulang, hasil seleksi wawancara akan diumumkan di hari selanjutnya via telepon, dan keesokan harinya, saya mengetahui bahwa saya tidak lulus seleksi wawancara ini. Hilanglah sudah kesempatan untuk menempuh studi S1 di Korea Selatan. Namun demikian, ada begtu banyak pelajaran dan pengalaman yang saya dapatkan dari kesempatan ini. Suatu hal yang dapat saya bagikan kepada anda, tentang bagaimana membuat application form yang bagus, mendapatkan semua berkas beasiswa yag dibutuhkan, serta hal-hal detail dan teknis lainnya tentang bagaimana mendapatkan beasiswa S1, kumpulan pengalaman dan pemahaman saya ini diterbitkan dalam bentuk Buku yang berjudul “S1 Gratisan Dalam dan Luar Negeri”, oleh penerbit Bhuana Ilmu Populer (BIP) pada Juni 2013 lalu, buku ini bisa anda dapatkan di seluruh Gramedia dan Toko Buku lainnya di Indonesia, biasanya ditempatkan di rak pendidikan, atau gunakan saja komputer pencari yang ada di toko buku tersebut. Di buku ini disediakan juga lengkap ratusan informasi peluang beasiswa khusus untuk S1 (Undergraduate), baik di dalam maupun di luar negeri.

S1 Gratisan dalam dan Luar Negeri (Ahmad Arib Alfarisy)

Untuk pendaftaran beasiswa S1 Ke Korea Selatan tahun ini, bisa cek di alamat website berikut ini, yakni Kedubes Korea Selatan, di bagian tengah ada box berisi pengumuman Kedubes, klik link 2014-KGSP UNDERGRADUATE (Application Guideline)

http://idn.mofa.go.kr/worldlanguage/asia/idn/main/index.jsp

Terkait dengan Pengalaman Aplikasi Beasiswa Korea Selatan

S1 Gratisan Dalam dan Luar Negeri

Pengumuman Beasiswa Dataprint

Beasiswa Dataprint