Tes Interview Wawancara Beasiswa (Bagian 3, Penggunaan Bahasa)

Penggunaan bahasa inggris menjadi hal yang wajib ketika kita berkomunikasi dengan mereka. Dan saya harapkan anda memiliki komunikasi bahasa inggris yang bagus dan lancar, setidaknya anda mengerti apa yang mereka katakan, dan mereka mengerti apa yang anda katakan, itu sudah cukup. Tidak perlu begitu memperhatikan grammar dan lain-lainnya, cukup perhatikan saja apa yang mereka tanyakan danĀ  jawablah sebaik mungkin, dengan bahasa yang sesederhana mungkin, karena tidak menutup kemungkinan mereka juga bukanlah seorang expert di bidang bahasa inggris. (Ini kalau misalnya mereka dari Negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa nasional). Dan anda hendaknya menyimak dengan baik ketika mereka sedang berbicara, karena masing-masing Negara memiliki logat pengucapan bahasa inggris yang berbeda-beda, jika kita tidak fokus kita tidak akan mengetahui apa yang mereka katakan. Usahakan sebisa mungkin untuk tidak meminta pengulangan dari mereka, apalagi sampai berkali-kali, ini akan membuat mereka berpikir bahwa anda tidak fokus dan tidak serius.

interview wawancara beasiswa
interview wawancara beasiswa

Satu hal lagi, akan sangat baik seandainya anda mengetahui bahasa dari Negara mereka. Dan berkomunikasi dalam bahasa tersebut, jelaslah ini akan memberikan nilai tambah untuk diri anda sendiri. JadiĀ  jika misalnya anda memiliki waktu yang cukup banyak sebelum dipanggil tes wawancara, pelajarilah dahulu sedikit-sedikit tentang bahasa mereka, minimal anda mengerti untuk memperkenalkan diri dan bercakap-cakap sederhana dalam bahasa mereka.

Tes Interview Wawancara untuk Beasiswa (Bagian 2)

  1. Penampilan

Ketika anda mengetuk pintu dan dipersilahkan masuk ke dalam ruangan wawancara, apakah yang pertama kali dinilai oleh tim pewawancara ?

Apakah kemampuan akademis anda ?

Apakah semangat motivasi anda ?

Apakah pola pikir anda yang unik ?

Atau apakah kemampuan organisasi anda ?

tes wawancara beasiswa
tes wawancara beasiswa

Bukan itu semua kawan yang pertama kali mereka nilai, yang pertama kali mereka nilai adalah apa yang pertama kali muncul di hadapan mereka, yaitu penampilan anda. Baju dan celana apa yang anda kenakan, apakah sesuai dengan kondisi saat ini atau tidak. Kemudian apakah anda masih memakai topi saat memasuki ruangan wawancara. Terus mereka juga mengecek apakah anda mengunyah permen karet atau tidak saat berbicara dengan mereka. Dan hal-hal praktis lainnya yang berhubungan dengan penampilan anda. Oleh karena itu, saran terbaik dari saya adalah perhatikan dengan seksama penampilan anda. Karena kesan pertama dapat sangat berpengaruh bagi penilaian anda nantinya.

Gunakanlah kemeja yang sopan dan celana dasar kalau bisa, atau model-model baju yang semiformal lainnya. Jangan menggunakan parfum yang menyengat, cukup yang biasa-biasa saja. Lepaskan topi anda saat memasuki ruangan, anda bisa tetap memakai jaket anda jika misalnya jaket tersebut adalah jaket kebanggaan anda, yang anda dapatkan di sebuah kegiatan internasional atau hal-hal luar biasa lainnya.

Kemudian setelah berada di dalam ruangan, berusahalah untuk tetap rileks dan tenang, atur nafas anda, dan kendalikan emosi anda. Tanamkan dalam pikiran anda bahwa mereka yang berada didepan anda bukanlah orang-orang yang ingin mencari kekurangan anda, mereka hanyalah orang-orang yang ingin melihat kemampuan maksimal anda sejauh mana, dan menilai personalitas diri anda, jadi santai saja kawan.