National Writer’s Gathering oleh Penerbit Bhuana Ilmu Populer (BIP)

writer's gathering BIP

Kamis, 12 September 2013, PT. Bhuana Ilmu Populer mengundang semua penulis yang bukunya diterbitkan oleh BIP secara nasional untuk menghadiri Writer’s Gathering di gedung Kompas Gramedia, jalan Kerajinan, Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat.

Udah sering sih datang ke gedung Kompas Gramedia, yang juga merupakan kantor pusat BIP itu, jadi udah tahu lokasi tepatnya. Masuk ke dalam, disambut oleh tim BIP, dan diarahkan ke lantai 5, lokasi dimana Writer’s Gathering diadakan. Begitu keluar dari lift, wihhh, ini ruangan disulap jadi serba lucu banget oleh tim BIP. Karena tema dari Writer’s Gathering kali ini adalah “Exploring The World of Imagination”, jadi kami benar-benar dirangsang untuk mengeksplorasi imaginasi kami sampai ke batas-batas yang tak terhingga. Karena imaginasi telah begitu lama meninggalkan mereka yang dewasa, terkikis oleh pekerjaan, masalah, dan kehidupan itu sendiri. Sementara sebagai penulis, agar selalu produktif kami dituntut untuk selalu imaginatif dan ekspresif dalam menuangkan ide-ide ke bentuk tulisan yang enak dibaca.

writer's gathering BIP
Berpose seimaginatif mungkin

Secara umum acaranya adalah sambutan dari Direktur Utama PT. BIP, yang menjelaskan mengenai trend bisnis perbukuan di Indonesia, bagaimana kita dibandingkan dengan negara-negara tetangga, dan potensi dari market buku Indonesia. Sssttt, ada bocoran nih dari dia, kalo market Indonesia itu volume tertinggi dipegang oleh buku anak, yang kedua novel dan buku-buku fiksi, selanjutnya adalah buku-buku islami, dan yang keempat adalah buku-buku nonfiksi. Buat yang mau tulisannya laku keras, ini nih bocorannya. Saya sebagai penulis non fiksi nyengir-nyengir aja deh, maklum, orang Indonesia masih menganggap membaca buku sebagai sebuah bentuk hiburan, belum sampai ke tahap membaca sebagai pembelajaran dan memperkaya kualifikasi diri.

Saya bersama Mas Leo
Saya bersama Mas Leo

Oh ya, dalam Writer’s Gathering oleh BIP ini saya bertemu dengan Mas Leo, dia adalah seseorang yang sangat berjasa dalam memproses buku saya dari awal naskah hingga selesai, ini dia foto kami berdua. Masih muda ya orangnya, ramah, dan energik. Selain itu saya juga ketemu dengan Mbak Kristy, bagian Marketing yang ngurus-ngurus promosi buku, termasuk buku saya.

Ngomong-ngomong tentang marketing, Head of Marketing PT. BIP sedikit memberikan bocoran kepada kami para penulis seperti apa kegiatan promosi di BIP dijalankan. Mulai dari percetakan buku, kemudian buku didisplay di toko buku Gramedia seluruh Indonesia, namun hanya bertahan beberapa bulan saja, karena tiap harinya ada buku baru yang masuk ke Gramedia, sehingga stok lama harus disingkirkan. Oleh karena itu, sebagai penulis kami harus bisa mempromosikan buku sendiri secara aktif dengan berbagai sarana teknologi yang ada saat ini. Karena bagaimanapun hanya penulis sendirilah yang mengetahui dimanakah target marketnya berada.

Di akhir acara, ada pembagian goody bag dan doorprize, sayangnya saya gag dapat doorprize apapun, hehe, sedih. Tapi gak masalah deh, goody bagnya keren. Isinya ada buku-buku BIP, juga ada celengan dan voucher belanja buku Gramedia. Ketika saya tanya kepada Mas Leo kok isinya ada celengan dan voucher belanja buku, dia menjawab

Goody Bag Writer's Gathering
Goody Bag Writer’s Gathering

“Voucher belanja buku menggambarkan bahwa kalau memiliki uang kita harus sisihkan sebagian untuk membeli buku, karena buku adalah investasi terbaik untuk kepala kita. Celengan mengingatkan penulis agar royalty yang didapat tidak dihambur-hamburkan begitu saja, tetapi ditabung untuk hal-hal yang bermanfaat di masa mendatang.”

Dan akhirnya kami foto-foto, dari Tim BIP Gramedia dan para penulis yang hadir di hari itu. Inilah fotonya, lumayan rame kan, hehe, tapi memang sepertinya saya cukup muda diantara mereka, saat ada penulis lain bertanya

“Kerja dimana Mas ?”

“Saya masih mahasiswa Pak.”

“hooo, bagus ya, udah bisa nulis buku, diterbitkan di BIP lagi.”

Hehe, itu juga ngos-ngosan parah dalam prosesnya, tapi alhamdullilah setiap usaha pasti ada hasilnya, entah cepat atau lambat, karena Yang Maha Adil tentu sudah memikirkan keadilan yang paling adil untuk apapun yang kita usahakan. Dan sebelum pulang saya pamit dulu dengan Mas Leo, tidak lupa dia menyelipkan pertanyaan yang begitu menggelitik saya.

“Kapan nih naskah keduanya masuk ke kita Mas Arib ?”

“Masih dalam proses Mas Leo, hehe.”

Insya Allah segera kelar naskah buku kedua saya, Amin ya Allah.

Full Team BIP dan Penulis
Full Team BIP dan Penulis

Pengalaman Aplikasi Beasiswa Korea Selatan

Di Depan Kedubes Korea Selatan

Beasiswa Korea Selatan, siapa yang gag mau coba, ketemu bintang artis Korea, Gangnam Style di jalanan Korsel, terus melihat kastil-kastil kerajaan mereka yang elegan, dengan makanan yang enak, serta kebudayaan yang begitu menawan, dilengkapi kehidupan modern dan teknologi canggih di sekitarnya, sekali lagi, siapa coba yang tidak tertarik untuk meneruskan studi S1 (Undergraduate) ke Korea Selatan. Beasiswa S1 Korea Selatan dibuka setiap bulan September, ditutup bulan Oktober, ayo buruan semua, persiapkan diri untuk mendapatkan kesempatan ini.

Update KGSP 2016 sudah ditutup, berikut official announcement dari kedubes Korea di Indonesia untuk penerimaan KGSP yang sudah ditutup:

http://idn.mofa.go.kr/webmodule/htsboard/template/read/legengreadboard.jsp?typeID=16&boardid=10717&seqno=724935

Pemerintah Korea mengundang 3 mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan program yang sarjana di Korea.

Untuk dipilih sebagai penerima beasiswa KGSP, pelamar harus berhasil melewati kedutaan Korea ke Jakarta dan harus menyerahkan dokumen-dokumen sampai 2 Oktober 2015.

– Batas waktu aplikasi: 2 Oktober 2015
– Kontak No: 021-2967-2555
– Alamat: KOREA EMBASSY, Jl.Gatot Subroto Kav 57 JAKARTA 12950
(Tolong tulis KGSP pada amplop)
– Website: www.studyinkorea.go.kr

※ Melihat :
1. Formulir pendaftaran harus diserahkan melalui pos. (Formulir termasuk dalam ‘Pedoman Aplikasi’)
2. Sebelum bertanya tentang KGSP melalui telepon atau email, plesae membaca dengan seksama melekat pedoman dan informasi dari www.studyinkorea.go.kr
3. Dokumen asli harus diserahkan. Namun, jika mereka tidak tersedia, salinan harus attched dokumen notaris resmi.
4. dokumen yang tidak lengkap atau tidak benar dapat menyebabkan aplikasi penolakan atau kegagalan dalam prosedur seleksi.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat file terlampir.

(Cek link diatas untuk download form pendaftaran KGSP 2016)

Di Depan Kedubes Korea Selatan
Di Depan Kedubes Korea Selatan

Begitu pula dengan saya, 3 tahun yang lalu, selepas SMA, saya mencoba keberuntungan saya untuk mendapatkan beasiswa penuh S1 di Korea Selatan, dimulai dari seleksi berkas yang mepet banget di batasan deadline penyerahan berkas. Namun ternyata berkas saya lolos, menyisihkan ribuan pelamar lainnya. Mungkin memang dikarenakan saya membuat berkas aplikasi yang begitu lengkap dan bagus, baik dari segi kualifikasi diri saya, kemudian daftar prestasi saya, hingga ke essay dan study plan saya tulis dengan begitu bagus. Sehingga tidak heran jika saya dipanggil ke Kedubes Korea Selatan di Jakarta untuk melakukan tes wawancara, bersama dengan ketujuh orang lainnya.

Disana, kami berdelapan akan diseleksi lagi untuk didapatkan 2 orang terpilih, kedua orang terpilih inilah yang akan mendapatkan beasiswa penuh S1 ke Korea Selatan dalam durasi waktu 5 tahun, 1 tahun pertama untuk pembelajaran bahasa Korea, dan 4 tahun berikutnya untuk study S1 di jurusan dan kampus yang kita pilih.

Tes wawancara dilakukan bergantian, tiap-tiap orang mendapatkan waktu masing-masing sekitar 10 hingga 15 menit. Saya di giliran kedua yang diwawancara, di dalam ruangan ada 3 orang pewawancara, 2 orang dari Korea dan satu lagi dari Dinas Pendidikan berkebangsaan Indonesia. Saya ditanyai dalam bahasa Inggris mengenai berbagai hal, mulai dari motivasi mengikuti beasiswa, kemampuan berbahasa Inggris dan Korea, prestasi-prestasi terbaik saya, bagaimana jika nanti saya ditempatkan di Korea dan jauh dari keluarga serta teman-teman saya, dan berbagai pertanyaan psikologis lainnya.

Setelah selesai, kami diminta pulang, hasil seleksi wawancara akan diumumkan di hari selanjutnya via telepon, dan keesokan harinya, saya mengetahui bahwa saya tidak lulus seleksi wawancara ini. Hilanglah sudah kesempatan untuk menempuh studi S1 di Korea Selatan. Namun demikian, ada begtu banyak pelajaran dan pengalaman yang saya dapatkan dari kesempatan ini. Suatu hal yang dapat saya bagikan kepada anda, tentang bagaimana membuat application form yang bagus, mendapatkan semua berkas beasiswa yag dibutuhkan, serta hal-hal detail dan teknis lainnya tentang bagaimana mendapatkan beasiswa S1, kumpulan pengalaman dan pemahaman saya ini diterbitkan dalam bentuk Buku yang berjudul “S1 Gratisan Dalam dan Luar Negeri”, oleh penerbit Bhuana Ilmu Populer (BIP) pada Juni 2013 lalu, buku ini bisa anda dapatkan di seluruh Gramedia dan Toko Buku lainnya di Indonesia, biasanya ditempatkan di rak pendidikan, atau gunakan saja komputer pencari yang ada di toko buku tersebut. Di buku ini disediakan juga lengkap ratusan informasi peluang beasiswa khusus untuk S1 (Undergraduate), baik di dalam maupun di luar negeri.

S1 Gratisan dalam dan Luar Negeri (Ahmad Arib Alfarisy)
S1 Gratisan dalam dan Luar Negeri (Ahmad Arib Alfarisy)

Untuk pendaftaran beasiswa S1 Ke Korea Selatan tahun ini, bisa cek di alamat website berikut ini, yakni Kedubes Korea Selatan, di bagian tengah ada box berisi pengumuman Kedubes, klik link KGSP

http://idn.mofa.go.kr/worldlanguage/asia/idn/main/index.jsp

Pengumuman Beasiswa Dataprint

Pengumuman Pemenang Beasiswa Dataprint

Beasiswa Dataprint, gag nyangka kalau aplikasi beasiswa yang saya lakukan beberapa bulan lalu untuk program beasiswa Dataprint diterima. Program insentif biaya pendidikan yang dilakukan oleh Dataprint ini telah memasuki tahun ketiganya. Mengapa saya tahu? Karena pada saat tahun pertama, saat saya awal2 masa kuliah sayapun mendapatkan beasiswa yang sama, dengan nominal yang sama pula, 1.000.000 rupiah, mungkin terlihat kecil sih, tapi lumayan juga lho karena saat mendapatkannya itu masa-masa pulang kampung, jadi total banget selama di rumah orang tua saya gag pernah minta jajan sekalipun, bahkan buat tiket pesawat. Dan ini tahun ketiga saya mendapatkannya lagi Beasiswa Dataprint ini, Alhamdullilah.

Pengumuman Pemenang Beasiswa Dataprint
Pengumuman Pemenang Beasiswa Dataprint

Beberapa teman yang ikutan juga jadi nanya-nanya

“Ih, kok kamu dapet mulu sih Rib.”

Well, there is something that I wanna show you friends, alasan mengapa aplikasi saya terlihat begitu meyakinkan dan dapat dipilih oleh tim selektor Beasiswa Dataprint, untuk mendapatkan insentif pendidikan dengan nominal tertinggi, yaitu 1.000.000 rupiah.

Hal pertama yang harus anda ketahui jika anda ingin mendapatkan beasiswa ini adalah aplikasi pendaftaran diri yang sempurna, karena penilaian sepenuhnya berasal dari form aplikasi online, kemudian langsung dipilih oleh tim dari Dataprint, tanpa ada seleksi selanjutnya seperti tes wawancara maupun tes akademik.

Berikut ini screenshoot dari form pendaftaran online beasiswa dataprint.

form pendaftaran beasiswa dataprint
form pendaftaran beasiswa dataprint

Di bagian atas ada personal information seperti nama, kode kupon (jadi mesti beli sekotak tinta printer Dataprint dulu yang ada logo promosi beasiswanya), Email, no telpon, jenjang pendidikan, dan nama kampus. Untuk hal-hal ini isi saja seperti biasanya.

Nah kotak selanjutnya yang harus menjadi perhatian bagi anda yang menginginkan beasiswa Dataprint, seperti Prestasi yang pernah diraih, urutkan dari yang terbaru hingga yang terlama, cukup sampai jenjang SMA saja, karena seingat saya prestasi SMP ke bawah itu sudah tidak dianggap valid lagi.

Selajutnya kotak kegiatan yang pernah/sedang diikuti, buatlah daftar semua kegiatan ektrakurikuler, komunitas, organisasi, volunteer yang pernah anda ikuti sejak dari SMA hingga kuliah. Belum pernah ikut kegiatan apapun? Yah, parah, ikutan dulu deh, kan banyak itu kegiatan-kegiatan, organisasi dan komunitas di sekitar kamu.

Lama menggunakan dataprint, udah, jujur aja, haha, gag mempengaruhi penilaian kok, mereka cuma mau ambil sampel data aja. Mengetahui informasi beasiswa darimana, web misalnya, ato dari saya, tulis aja Ahmad Arib Alfarisy, pemenang beasiswa dataprint periode pertama tahun 2013. Siapa tahu bisa nambah poin kamu, karena mencari tahu informasi dari pemenangnya langsung. IPK terakhir kamu berapa, jujur wajib ya, karena nanti mereka minta datanya langsung untuk konfirmasi. Kemudian semester yang sedang dijalani saat ini. URL blog wajib diisi ya, nambah poin lumayan lho kalau kita buat postingan tentang beasiswa dataprint di blog kita. Dan yang paling penting essay, usahakan untuk membuat essay terbaik anda, dengan singkat, padat dan jelas.

Dan anda bisa mendaftarkan diri di link berikut, semoga sukses aplikasinya teman.

beasiswadataprint.com

Beasiswa Dataprint

Beasiswa DataPrint
Beasiswa DataPrint

Hai teman-teman, program beasiswa DataPrint telah memasuki tahun ketiga. Setelah sukses mengadakan program beasiswa di tahun 2011 hingga 2014, maka DataPrint kembali membuat program beasiswa bagi penggunanya yang berstatus pelajar dan mahasiswa.  Hingga saat ini lebih dari 1000 beasiswa telah diberikan bagi penggunanya.

Di tahun 2015 sebanyak 500 beasiswa akan diberikan bagi pendaftar yang terseleksi. Program beasiswa dibagi dalam dua periode. Tidak ada sistem kuota berdasarkan daerah dan atau sekolah/perguruan tinggi. Hal ini bertujuan agar beasiswa dapat diterima secara merata bagi seluruh pengguna DataPrint.  Beasiswa terbagi dalam tiga nominal yaitu Rp 250 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. Dana beasiswa akan diberikan satu kali bagi peserta yang lolos penilaian. Aspek penilaian berdasarkan dari essay, prestasi dan keaktifan peserta.

Beasiswa yang dibagikan diharapkan dapat meringankan biaya pendidikan sekaligus mendorong penerima beasiswa untuk lebih berprestasi. Jadi, segera daftarkan diri kamu, pada beasiswadataprint.com

Pendaftaran periode 1 : 10 Februari – 30 Juni 2015

Pengumuman                : 10 Juli 2015

 

Pendaftaran periode 2   : 1 Juli – 25 Desember 2015

Pengumuman                : 13 Januari 2016

 

PERIODE

JUMLAH PENERIMA BEASISWA

@ Rp 1.000.000 @ Rp 500.000 @ Rp 250.000
Periode 1

50 orang

50 orang

150 orang

Periode 2

50 orang

50 orang

150 orang