Wanita Cantik Mencari Pria Kaya untuk Dinikahi, Wajarkah?

wanita cantik mencari pria kaya

wanita cantik mencari pria kaya

Hmm, kali ini mau cerita sedikit sih, kalau yang baca cewe, saya jelaskan bahwa postingan bukan bermaksud untuk menyinggung anda lho, tapi cewe lain yang begini. Kalau anda cowo, wajib baca ini, biar lebih ngerti dengan berbagai tipe wanita.
Sebenarnya asli postingannya dari bahasa Inggris, tapi biar lebih mudah saya Indonesiakan saja, gag pake Google Translate kok, jadi bagus terjemahannya, disesuaikan juga dengan kondisi Indonesia, jadi versi lokalnya lah, haha.
Jadi latarnya adalah sebuah forum online bisnis, ada seorang wanita yang ngepost begini.” Saya akan berkata jujur tentang apa yang akan saya katakan, saya berusia 25 tahun, saya sangat cantik, memiliki gaya yang sangat menarik. Saya ingin menikahi lelaki dengan penghasilan lebih dari 100 juta/bulan. Kalian mungkin akan berkata bahwa saya serakah, tapi dengan penghasilan segitu rasanya masih jadi kelas menengah di Jakarta.

Persyaratan untuk menikahi saya tidak sulit, apakah ada lelaki di forum ini yang memiliki penghasilan 100 juta/bulan atau lebih? Apakah kalian sudah menikah? Saya ingin bertanya: apa yang sebaiknya saya lakukan untuk menikahi lelaki kaya seperti kalian?

Dari semua lelaki yang sudah saya pacari, yang paling kaya adalah lelaki dengan penghasilan 20 juta/bulan, dan saya rasa ini adalah batas tertinggi saya. Jika saya ingin pindah ke area perumahan dan kehidupan elit, rasanya penghasilan segitu tidak akan cukup.

Saya disini ingin menanyakan beberapa pertanyaan:

1) Dimana biasanya pria kaya single hangout? (Tolong berikan daftar nama dan alamat bar, restoran, gym)

2) Kelompok umur berapakah yang sebaiknya saya targetkan?

3) Mengapa kebanyakan istri dari pria kaya hanya tampak biasa-biasa saja kecantikannya? Saya sudah bertemu dengan wanita yang penampilannya tidak begitu menarik, jauh lebih baik saya, namun dia bisa menikahi pria kaya seperti yang saya inginkan.

4) Bagaimana kalian para pria kaya menentukan siapa yang bisa menjadi istri kalian dan siapa yang hanya untuk jadi pacar kalian saja? (target saya sekarang adalah untuk menikah)

Terima kasih

Nona cantik

 

Kemudian berikut ini adalah jawaban dari CEO Bank Mandiri (main-main lhooo)

Dear Nona Cantik

Saya sudah membaca postingan anda dengan penuh perhatian. Saya pikir ada banyak sekali wanita diluar sana dengan pertanyaan yang sama seperti anda. Izinkan saya untuk menganalisa situasi anda dari perspektif seorang investor profesional.

Penghasilan saya sudah lebih dari 100 juta/bulan, ini sudah memenuhi kriteri yang anda tentukan, jadi saya kira jawaban saya bukan main-main dan dapat dipertimbangkan dengan cermat. Dari perspektif bisnis, keputusan yang sangat buruk untuk menikahi anda. Alasannya sangat sederhana, berikut akan saya jelaskan.

Kita kesampingkan dulu detail-detail yang ada, apa yang ingin anda lakukan adalah pertukaran “kecantikan” dengan “uang” : Individu pertama menyediakan kecantikan, dan individu kedua membayar untuk itu, terlihat adil bukan?

Namun, terdapat masalah krusial disini, kecantikan anda akan memudar, tapi uang saya tidak akan memudar begitu saja. Bahkan faktanya, pendapatan saya malah akan bertambah dari tahun ke tahun, tapi bukankah anda tidak bisa menjadi lebih cantik dari tahun ke tahun.

Jika menggunakan bahasa para ekonom, saya adalah asset yang terapresiasi, dan anda adalah asset terdepresiasi. Dimana ini bukan hanya depresiasi normal, melainkan depresiasi eksponensial. Jika hanya kecantikan asset yang anda punya, nilai anda akan menjadi sangat jelek 10 tahun selanjutnya.

Dari perspektif banker, setiap perdagangan memiliki posisi, menjalin hubungan dengan anda juga “posisi transaksi”.
Jika posisi dari asset yang dibeli jatuh, maka kami akan menjualnya karena bukan ide yang bagus untuk terus menyimpannya dalam jangka waktu lama – hal ini sama dengan pernikahan yang anda inginkan. Mungkin agak kejam untuk mengatakan hal ini, tapi untuk mendapatkan keputusan finansial yang bijak, setiap aset yang terdepresiasi sebaiknya dijual atau “disewakan”.

Setiap orang dengan penghasilan 100 juta/bulan atau lebih bukan orang bodoh; kami mungkin hanya akan memacari anda, tapi tidak akan menikahi anda. saya menyarankan agar anda melupakan ide untuk mencari orang-orang kaya yang masih single. Ngomong-ngomong, anda bisa menjadikan diri anda sendiri sebagai seseorang dengan penghasilan 100 juta/bulan atau lebih, sejujurnya, hal ini memiliki kesempatan sukses lebih baik ketimbang mencari orang kaya yang bodoh.

Saya harap balasan ini dapat membantu anda.

Tertanda

CEO Bank Mandiri



One response to “Wanita Cantik Mencari Pria Kaya untuk Dinikahi, Wajarkah?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

YOU MAY LIKE