Membuat Medical Certificate untuk Keperluan Aplikasi Beasiswa

Medical check up adalah pemeriksaan menyeluruh mengenai kondisi badan dan kesehatan kita. Medical check up ini biasanya dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki kondisi badan yang sehat dan prima untuk menghadapi sebuah perubahan lingkungan yang drastis. Itulah mengapa, para pemberi beasiswa biasanya mensyaratkan medical check up dari Rumah Sakit di daerah anda.

medical check up untuk aplikasi beasiswa
medical check up untuk aplikasi beasiswa

Oh ya, medical check up biasanya hanya valid untuk jangka waktu 6 sampai dengan12 bulan, oleh karena itu, pastikan anda melakukannya di saat-saat terakhir masa SMA anda saja, atau sesaat sebelum melamar beasiswa keluar negeri saja. Karena mereka biasanya akan melihat kapan medical check up tersebut dilakukan. Tentu saja, kesehatan anda hendaknya selalu dijaga, pola makan teratur, dan rajin olahraga merupakan kunci sukses utama kesehatan.

Nah bagaimana dengan cara pembuatannya, umumnya berbeda-beda antara satu rumah sakit dengan rumah sakit yang lainnya. Saya sarankan anda memiliki seorang kenalan atau kerabat yang menjadi dokter di rumah sakit yang bersangkutan. Jika ada, anda bisa menanyakan langsung prosedur pelaksanaan medical check up kepada dokter tersebut, sehingga informasinya lebih cepat dan akurat, saya yakinkan anda mengenal orang dalam akan banyak menghemat waktu, tenaga dan uang anda, hehe.

Namun jika anda tidak memiliki siapapun di rumah sakit bersangkutan, saatnya anda mengurus secara mandiri, tak masalah kok. Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah hubungi atau datangi bagian general check up yang ada di rumah sakit tersebut, tanyakan bagaimana prosedur pelaksanaannya dan kapan bisa melakukan medical check up. Biasanya anda akan diminta untuk mengisi formulir permohonan melakukan general check up. Disini anda juga akan diberitahukan mengenai biayanya, dan membayar biaya administrasinya dulu. Bisanyanya bisa mencapai 500.000 rupiah lebih, tetapi penulis kemarin tidak sampai 200.000 rupiah, Karena ada orangtua teman yang bekerja sebagai dokter disana, dan beliaulah yang menemani penulis mengurus medical check up di RS tempat beliau bekerja.

Tulisan terkait

4 Comments

  1. selamat siang, apakah surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah saja cukup untuk pengajuan aplikasi beasiswa?
    terimakasih

    1. tergantung beasiswanya, surat keterangan sehat itu b.ing nya “health statement”, banyakan minta medical record/medical check beneran, dengan item2 pemeriksaan yang sudah ditentukan. LPDP yg saya dapat juga require med check.

  2. kak mau tanya, untuk keperluan beasiswa s2 ke brunei itu. untuk rincian medical check up tidak tertera khusus di formulir aplikasi, yang ingin saya tanyakan :
    1. apakah tetap harus ada dan berbahsa inggris?
    2. untuk jenis medical check up, saya ambil yang umumnya untuk mahasiswa/pelajar yang ditawarkan di rumah sakit. apakah itu sudah cukup?
    mohon informasinya kak, karena saya cukup bingung untuk bagian ini.
    terimakasih banyak 🙂

    1. 1. Yep, minimal surat keterangan sehat dari dokter, dan berbahasa Inggris, kalau berbahasa Indonesia kamu translate aja dulu
      2. Itu sudah cukup kok, jangan lupa minta Surat Keterangan Sehatnya ya sesudah Medical Check Up

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *