20 Hal yang Seharusnya Kamu Ketahui di Usia 20an tahun, Pelajaran untuk memulai tahun 2015

20 hal yang seharusnya kamu ketahui di usia 20 tahun

1. Dunia akan selalu berusaha membuatmu bodoh

Mulai dari sinetron, program kredit, skema ponzi, investasi bodong, penipuan terbuka, tertutup, dan banyak hal lainnya. Orang-orang yang tidak teredukasi dengan baik jauh lebih mudah untuk ditipu, mengambil keuntungan dari mereka, serta lebih mudah untuk dikuasai. Didiklah dirimu sendiri dengan baik untuk kesejahteraan dan kebahagiaanmu.
2. Jangan pernah percaya sepenuhnya dengan institusi dimana kamu belajar

20 hal yang seharusnya kamu ketahui di usia 20 tahun
20 hal yang seharusnya kamu ketahui di usia 20 tahun

Saat mereka mulai menyusun kurikulum, mungkin saat itu diterapkan sudah tidak update lagi. Lucu rasanya ketika melihat banyak sekali orang yang begitu percaya dengan sistem pendidikan, menggantungkan dirinya pada pendidikan, saat keluar dari pendidikan akan kaget dan cemas sendiri, melihat betapa dunia tidak sama seperti yang dijabarkan oleh pendidikan. Belajarlah keluar, lihat bagaimana orang-orang menjalani kehidupan, dan LAKUKAN, orang belajar dari melakukan.

 

3. Bacalah sesering mungkin

Buku nonfiksi, fiksi, majalah, apapun itu. Bacalah buku secara berkomitmen, satu bulan satu buku, meningkat menjadi 2 minggu 1 buku, hingga menjadi 1 minggu 1 buku. Kau akan terkejut melihat betapa besar perbedaaan yang dihasilkan oleh satu buku terhadap diri dan pikiranmu. Bacalah berbagai macam hal, agama, novel, manajemen, marketing, motivasi, penjualan, interaksi, dan berbagai hal lainnya.

Lakukan di setiap waktu yang kamu miliki, di kereta, bus, pesawat, ruang tunggu, dan waktu-waktu lainnya. Entah mengapa orang Indonesia jarang melakukan hal ini. Buku di Gramedia mahal ? Saya sendiri jauh lebih sering membeli buku bekas, dan meminjam buku orang lain ketimbang membeli buku di Gramedia.

 

4. Networking dengan banyak orang, di setiap waktu

Bertemu dengan orang baru, sapa teman-temanmu, temukan apa yang kamu suka dari orang tersebut, dan mulailah pembicaraan dari hal tersebut. Obrolan apapun, singkat, ramah, dan orisinal, lakukan karena kamu memang menyenangi obrolan tersebut.

 

5. Jangan habiskan waktu dengan MERASA MALU

Diberikan kesempatan bicara depan publik, lakukan itu. Mau mengetahui satu atau dua hal di dalam forum atau seminar, acungkan tanganmu dan bertanya. Ada gadis cantik di sebuah pertemuan, dia sendirian dan setelah kamu melihatnya beberapa kali dia juga balas melihatmu bahkan tersenyum, dekati dan ajak bicara (kecuali kalau kau sudah punya pacar bro, ini bakal jadi masalah, hehe). Malu merupakan sebuah keadaan dimana emosimu mempengaruhi proses pengambilan keputusan, dan menghilangkan kesempatan baik (serta gadis cantik) yang ada di depanmu.

Lakukan secara bertahap, jujur saya merupakan pemalu yang parah dulunya (sekarang juga masih melatih diri buat PeDe), pernah suatu hari saya dan ayah saya sedang jalan berdua, kemudian berhenti di pinggir jalan, ayah saya menyuruh saya untuk bertanya mengenai harga sebuah barang yang ada di toko tersebut. Dan saya tidak mau turun untuk bertanya, karena saya malu untuk bertanya hal tersebut, saya berpikir baranganya mungkin tidak ada, kemudian malu hanya bertanya saja tanpa membeli, dan banyak hal lainnya di pikiran saya. Ayah saya marah dan berkata satu, satu hal yang terus saya ingat sampai sekarang.

“Kenapa mesti malu, apakah kamu mencuri darinya? Tidak kan, sekarang pergilah kesana dan bertanyalah.”

 

6. Ketika kamu merasakan ada yang aneh dengan hubunganmu, biasanya hal itulah yang akhirnya nanti (entah kapan), akan membuat hubungan itu berakhir, cepat atau lambat

Tentu kamu bisa melihat keanehan dalam hubungan, dengan teman, dengan pacar. Jujurlah dengan dirimu sendiri, memang ada yang namanya ketidakcocokan itu, kamu tidak selamanya bisa cocok dengan setiap orang, terkadang satu orang memang tidak bisa bersama dengan orang lainnya. Nah, jangan habiskan waktumu dengan membohongi diri sendiri bahwa suatu saat ini akan menjadi cocok, menjadi lebih baik, dan sebagainya. Beberapa hubungan memang tidak untuk dipertahankan.

 

7. Milikilah sebanyak mungkin kontak dengan orang yang lebih tua dari anda

Di usia segini, anda akan memiliki banyak teman di usia yang sama, 20an juga. Dan jujur saja, sama seperti anda (saya rasa, kecuali anda termasuk dalam beberapa orang yang istimewa), mereka belum memiliki kemampuan dan wewenang untuk “decision making”, mengambil sebuah “keputusan” yang dapat mengutungkan bagimu. Oleh karenanya, banyak2lah kenal dengan orang yang lebih tua dari anda. Dosen kah, senior kampus kah, manajer di perusahaan tempatmu magang kah, bahkan bapak-bapak yang duduk di sampingmu dalam pesawat atau kereta (perjalanan panjang, agak awkward deh rasanya kalo ngobrol dengan orang asing di busway). Karena orang yang lebih tua dari anda biasanya memiliki kemampuan untuk memutuskan, atau setidaknya mempengaruhi sebuah proses pengambilan keputusan. Apakah itu berarti menerimamu dalam pekerjaan, apakah sebuah proyek yang digolkan, atau sebuah tawaran untuk mengambil job ke sebuah provinsi si Kalimantan, Sumatera atau Sulawesi sana. Atau bahkan kalaupun mereka tidak bisa membuatkan keputusan untukmu, pada dasarnya mereka telah mengetahui apapun yang akan kamu pelajari selanjutnya di kehidupan (kerja, menikah, travelling, job vs passion, etc), jadi bertanya dan ngobrollah.

 

8. Temukan orang-orang yang Lebih Keren darimu
Dan hangout bersama mereka, ngobrol, jalan-jalan, dan banyak hal lainnya. Makanya saya hobi masuk ke berbagai komunitas yang anggotanya diseleksi dengan ketat, karena saya bisa ketemu dan hangout dengan orang-orang yang super keren, belajar dari mereka. Dan jangan lupa, berusalah untuk menjadi lebih keren dari mereka, dengan melakukan hal-hal keren, punya blog, traveling keliling Indonesia, keluar negeri, publish buku, menerima beasiswa, dan banyak hal lainnya.

 

9. Kamu akan menjadi Lebih Konservatif, Tidak mau mengambil resiko, dari waktu ke waktu

Kelilingi dirimu dengan orang-orang yang terus mendorongmu untuk tidak betah dalam Status Quo, kondisi yang begini-begini saja. Dan lakukan hal tergila apapun yang pernah kamu bayangkan sekarang, saat ini, saat masih muda. Apakah entrepreneur, traveling backpaker, jalan-jalan ke luar negeri, naik gunung, nembak cewek, magang, kerjain project perusahaan, dan lainnya. Karena nanti, kamu akan semakin konservatif dan tidak akan melakukannya.

 

10. Kurangi beban biaya sebanyak-banyaknya

Percayalah, kredit motor, kredit elektronik, bensin motor gede yang boros, kost-kostan mewah ber-AC, beli gadget baru setiap model baru muncul. Please, ini semua beban biaya yang akan menjauhkanmu untuk melakukan hal-hal gila yang saya sebutkan di nomor 9.

 

11. Ketimbang mendapatkan status melalui objek (yang mana cuma sementara), Dapatkan status sosial dengan pengalaman

Beli Samsung edisi terbaru biar dibilang keren oleh teman-teman, atau IPhone, agar punya status sosial yang baik di lingkungan teman-temannya, walaupun makenya cuma untuk WA, BBM, Line, Path, Instagram, dan gaming. Well, memang udah “human nature” untuk selalu mendapatkan yang namanya status sosial, untuk dipandang lebih oleh orang lain. Tapi ketimbang dengan objek (motor gede, smartphone terbaru, mobil mewah, baju dan aksesoris keren), cobalah untuk mendapatkan status sosial ini dengan pengalaman, ya, anda pernah makan kepiting Kenari dan bawa pulang kepiting Dandito dari Balikpapan lebih keren untuk diceritakan dan dibanggakan ketimbang anda punya gadget baru. Foto di Tokyo Tower di malam hari rasanya lebih keren dibanding foto di depan motor gede.
Dan percayalah, pengalaman memiliki dampak pengaruh status sosial yang jauh lebih lama, ketika orang sudah mulai beli gadget yang lebih baru, atau motor yang lebih gede, tetap tidak semua orang bisa menikmati nikmatnya makan kepiting lada hitam Dandito di Balikpapan dan kengerian melihat kebawah dari kaca transparan di Tokyo Tower. Dan dibuktikan oleh study riset, bahwa mereka yang mendapatkan status sosial dari pengalaman juga lebih bahagia ketimbang mereka yang mendapatkan status sosial dari barang.

 

12. Ketika kamu hidup dalam keterbatasan, selesaikan masalah keuangan tersebut

Dalam Rich Dad Poor Dad, om Robert menyebutkan bahwa, dengan uang terbatas yang dimiliki (dalam hal ini uang kiriman orang tua yang pas-pasan dari bulan ke bulan), kamu punya 2 pilihan, satu hidup hemat dengan apa yang kamu miliki, yang kedua mencoba mencari uang tambahan dan menikmati hidup anda sendiri.

Awal kuliah, jujur uang orangtua rasanya terbatas banget, makan di warteg, tiap makan dihitung gag boleh lebih dari 10.000, makan nasi padang cuma bisa di awal bulan, karena mahal, nonton ke bioskop dibatasi 2 kali sebulan, begitu juga hangout ama pacar dan makan diluar.

Well, that’s not what I want, dan rasanya itu juga bukan yang kalian inginkan. Gunakan internet, itu seperti mesin penjawab semua masalah, dan jujur sangat membantu saya dalam menyelesaikan masalah uang. Ada begitu banyak kemungkinan menghasilkan uang dengan laptop dan internet dalam genggaman anda, carilah cara yang cocok dengan anda, hingga anda merasa cukup nyaman dengan uang di tabungan yang lebih dari cukup untuk dihabiskan dalam satu bulan. Kemudian tingkatkan keahlian anda, hingga di tabungan ada 2 bulan biaya hidup, 5 bulan, satu tahun. Target kemakmuran itu sendiri ketika di tabunganmu ada lebih dari cukup untuk membiayai hidupmu selama 5 tahun kedepan. Santai saja, jalani step by step, saya saja baru mencapai target 3 bulan, hehe.

 

13. Belajar Ngoding

Bukan karena saya jurusan IT lho, bahkan kalau saat ini kebetulan jurusan saya Hukum, atau Seni, saya tetap akan bilang hal ini, siapapun yang menguasai teknologi, akan mengasai masa depan, kekuatan, kekuasaan, kemakmuran, semuanya. Karena sekarang eranya teknologi, dan sayangnya, era teknologi berkomunikasi dalam bahasa pemrograman. Pilihlah satu yang paling mudah untukmu, HTML misalnya, belajar terapkan di blog, coba bikin web, dan lainnya. Percayalah, beberapa tahun tahun dari sekarang anda akan berterima kasih atas keinginan anda belajar ngoding saat masih muda.

 

14. Belajarlah ngurus Urusan Rumah Tangga

Entah anda cowok atau cewek, belajarlah untuk mengurus urusan rumah tangga, urusan diri anda sendiri, nyapu, ngepel, cuci baju, bersihkan toilet, masang lampu, bersihkan kipas, setrika baju, sedikit memperbaiki alat elektronik, memperbaiki motor, merawat motor atau mobil ke bengkel, mengendarai motor atau mobil dan memasak. Percayalah, walau saat ini urusan tersebut diurus oleh orang lain (orang tua anda mungkin), suatu saat hal ini akan anda lakukan sendiri.

 

15. Bentuklah tubuh yang Ideal, selagi masih muda

Ini dari buku lho, hormon di masa muda sangat membantu untuk membentuk tubuh yang ideal, tidak kurus dan tidak gemuk, ideal. Ketika sudah semakin dewasa, hormon ini akan semakin melawan diri anda sendiri. Usahakan dari muda membentuk tubuh yang ideal, kalau kurus cobalah memberi asupan nutrisi yang tepat agar berisi, untuk yang gemuk bisa memulai program dietnya. Olahraga wajib dan selayaknya rutin dilakukan, setidaknya seminggu sekali.

 

16. Tidurlah dengan baik

Jangan sering begadang, titik. Tidak ada penjelasan lebih panjang untuk hal ini, tidur itu penting untuk menjadikan dirimu produktif.

 

17. Milikilah Reminder untuk hal apapun

Jangan percayai ingatanmu sendiri, catat tanggal penting di kalender dan smartphone anda, catat jadwal di jurnal harian anda.

 

18. Milikilah Target yang Besar

Target, jangan tanggung-tanggung, kalau mau menargetkan ke Matahari sesial-sialnya kamu mungkin akan sampai ke Bulan. Tidak menerapkan target mungkin akan memberikan beberapa hal baik kepadamu, namun dengan setting target, akan lebih banyak hal yang terjadi. Serta terbukalah dengan berbagai kesempatan yang ada di sepanjang jalan, yang tentunya juga akan membantumu meraih target itu.

 

19. Fokus, buatlah anda dikenal untuk satu hal

Apakah dokter profesional, penulis handal, apoteker berbakat, atau ahli IT yang keren. Setidaknya selama beberapa tahun, buatlah diri anda dikenal karena satu hal, ini akan jauh lebih bermanfaat dalam jangka panjang hidupmu ketimbang meloncat dari satu hal ke hal lainnya dalam jangka waktu beberapa bulan saja.

Setelah anda menguasai hal itu, barulah ke meluas ke hal lainnya, begitu seterusnya, dari satu mastery ke mastery yang lainnya. Pilihlah satu hal untuk dikuasai dalam satu waktu.

 

20. Jangan habiskan waktu anda untuk berusaha “Memperbaiki” orang lain

Percayalah, it’s not worth it.

Lebih baik perbaiki dirimu sendiri, bukankah itu jauh lebih mudah dan menguntungkan bagimu.

Tulisan terkait

6 Comments

  1. wow,keren 🙂
    bolehkah aku tanya???
    pada nomer 12 apa yang kamu lakukan dengan laptop dan internetmu itu??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *